Wordpres or Dagdigdug

Mencoba fasilitas yang ada di Dagdigdug, ternyata isinya gak jauh beda dengan sang pelopor Wordpress karena blogg machine yang dipake juga dari Wordpress sendiri. Tadi pengennya beda, tapi gak papalah.

Ada fitur yang kurang rasanya di Dagdigdug yaitu tidak adanya Widget: Flickr, padahal kemaren udah siap-siap pengen "nyatuin" kedua mesin ini menjadi tampilan indah dan lebih informatif dengan kreasi gambar dan foto. Tapi, sekali lagi gak papalah. Khan.. masih baru… Kedepannya mudah-mudahan diperhatikan oleh pihak Dagdigdug.

Tadi barusan nyoba browsing ke blog menggunakan koneksi Internet GPRS XLNET. Ternyata pukul 09.30 akses ke server lancar dan sangat cepat. Tapi bisa jadi juga kecepatan gprs lagi stabil. Nanti dicoba lagi menggunakan koneksi lainnya. Namun dengan kekuatan server dalam negeri (IIX) saya rasa Dagdigdug layak dipertimbangkan sebagai "rumah baru" para blogger Indonesia. Untuk luar negeri belom bisa ngasih rekomendasi, soalnya gak ada temen dari luar nih yang bisa diajakin uji kelayakan server milik Dagdigdug ini.

Hal pertama yang kuharapkan dari Dagdigdug adalah bandwith dan backup. Mudah-mudahan bandwitdh yang diberikan lewat layanan ngeblog gratisan ini tidak tanggung-tanggung, dan backup yang tersedia mudah-mudahan bisa memenuhi keperluan jika sewaktu-waktu terjadi problem diluar kendali kita.

Untuk saat ini, saya rasa, DagDigDug is good enough! Wish it continues to the future!

Thanks and salam

Tom Lase

New Blogg Of Tom Lase

Salam buat semua,

Mohon maaf jika belum sempat ngabarin teman-teman tentang "rencana kepindahan" hosting blog aku ke sini. Ini juga masih dalam tahap Trial and Error dulu. Kalo ternyata bagus dan enak bakalan dilanjutin deh… Lumayan kan, Indonesia Banggettt gitu loh…!!!

O ya, aku ganti nick baru ini dengan beberapa pertimbangan yang mungkin tidak terlalu signifikan juga. Alasan utama diambilnya nama "Tom Lase" adalah Hari Kelahiranku yaitu hari Selasa yang dilafalkan dalam Bahasa Melayu Sambas Pedalaman dengan "Silase". Dari kata "Silase" tersebut diambillah potongan kata: LASE.

Sedangkan Tom, kuambil dari nama Kartun Favoritku: Tom & Jerry. Tom nama si Kucing yang nakal. Namun demikian, Tom ini lebih dekat dengan kata: Tam (yang dalam bahasa Melayu Sambas bisa diartikan Pak Ittam - urutan anak dalam keluarga), yang kemudian dilafalkan dengan Tom oleh orang-orang lama (penutur asli).

Dengan tidak bermaksud mengolok, atau merendahkan tetua kampung Desa Pedada, aku mengambil nama ini juga dari seorang tua yang bernama Lase (lebih akrab dipanggil Tam Lase). Diilhami dari nama itulah kemudian muncul nickname: Tom Lase.

Terima kasih kepada teman seperjuangan: Dayatbio di kotasatelit.com.

Salam

Tom Lase